Logo Kemkes
Berita dan Pembaruan

Kemenkes Resource Center

/

News

/

Integrasi SATUSEHAT dengan Vendor Penunjukan Dinkes: Studi Kasus Kabupaten Malang

Integrasi SATUSEHAT dengan Vendor Penunjukan Dinkes: Studi Kasus Kabupaten Malang

21 February 2024 15:31

Kementerian Kesehatan

Fasyankes Kabupaten Malang dengan mudah terintegrasi dengan SATUSEHAT melalui vendor yang ditunjuk langsung oleh dinas kesehatan. Proses ini menyederhanakan pencarian vendor.

Integrasi SATUSEHAT dengan Vendor Penunjukan Dinkes: Studi Kasus Kabupaten Malang

Pemilihan vendor Rekam Medis Elektronik yang terintegrasi SATUSEHAT kerap menjadi kendala yang dihadapi Fasyankes. Proses uji kualitas, riwayat vendor, hingga pengembangan teknis tak cukup mampu ditanggung oleh keterbatasan SDM. Dinkes dapat mengambil peran lebih, dan Kabupaten Malang memiliki kisah menarik.

Pemerintah Kabupaten Malang berinovasi dengan menerapkan SIMPUS yang sama untuk dimanfaatkan untuk 33 Puskesmas di Kabupaten Malang. Dinas Kesehatan bekerja sama dengan salah satu penyedia SIMPUS yakni PT. Infokes Indonesia melalui aplikasi terintegrasi yakni ePuskesmas.

PT. Infokes Indonesia sudah bekerja sama dengan sekitar 2400 dan 190-an dinas kesehatan diseluruh indonesia. Per September 2023 vendor telah berhasil mengintegrasikan data SIMPUS kedalam SITB dan SATUSEHAT mobile, sehingga pada saat dokter mendiagnosis pasien dengan kode TB, maka data tersebut akan langsung masuk kedalam SATUSEHAT mobile, dan melalui persetujuan pasien maka fitur tampilan dapat dibuka di Rumah Sakit lain

Dengan penerapan SIMPUS yang sama, fasyankes tidak perlu kerepotan mengembangkan sistem sendiri atau bahkan mencari vendor. Fasyankes tinggal mengalokasikan anggaran Rp 1,1 juta per bulannya dan terima beres.

Pemilihan vendor dengan cakupan besar perlu pengujian berlapis agar tidak memunculkan masalah administrasi dan teknis di kemudian hari. Tahap pertama adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menginisiasi pembentukan tim SIK untuk perancangan simpus melalui kerjasama vendor. Tim SIK melibatkan pihak Dinas dan Puskesmas sebagai pengguna. Tim ini yang merumuskan dan menganalisis kebutuhan sistem dan data simpus yang dibuat.

Dinkes Kabupaten Malang kemudian ikut berperan aktif dalam memastikan sistem buatan vendor terintegrasi dengan SATUSEHAT. Mulai dari pendaftaran PSE hingga production, Dinkes Kabupaten Malang aktif berhubungan dengan Kemkes hingga akhirnya terverifikasi sebagai penyedia sistem.

Kini, warga Kabupaten Malang dapat menikmati buah dari integrasi data dengan terekamnya data medis mereka. Di manapun mereka mendapat pelayanan kesehatan, pasien warga Kabupaten Malang dapat melihatnya di SATUSEHAT.