Logo Kemkes
Berita dan Pembaruan

Kemenkes Resource Center

/

News

/

Literasi Digital untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia

Literasi Digital untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia

30 November 2024 09:30

Kementerian Kesehatan

Mengoptimalkan Kemampuan Digital Tenaga Kesehatan untuk Mendukung Transformasi Kesehatan Indonesia

Literasi Digital untuk Tenaga Kesehatan di Seluruh Indonesia

Transformasi kesehatan digital menuntut kesiapan seluruh pihak untuk dapat beradaptasi di dalam ekosistem digital. Adaptasi terhadap digitalisasi kesehatan bukan hanya soal pengembangan teknologi kesehatan yang canggih, melainkan juga peningkatan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia kesehatan. Karena sejatinya, sumber daya manusia kesehatan merupakan pemeran utama dalam transformasi kesehatan digital.

Undang-undang nomor 18 tahun 2022 mengamanatkan penyelenggaraan sistem informasi kesehatan yang berbasis digital. Hal ini memerlukan kemampuan literasi digital yang baik bagi para pemeran utama Sistem Informasi Kesehatan (SIK), termasuk tenaga kesehatan.

Permasalahan literasi digital menjadi tantangan tersendiri. Sebuah studi di Kendal mengungkapkan bahwa 42% tenaga kesehatan di puskesmas masih merasa bahwa penerapan e-health akan menambah beban kerja mereka.

Selain resistensi terhadap e-health, tantangan lain dalam literasi digital bagi tenaga kesehatan meliputi kemauan untuk belajar, kemauan untuk berbagi pengetahuan, faktor personal dan organisasi, intensitas beban kerja, serta kurangnya pengetahuan tentang kesehatan digital.

Literasi Digital sebagai Komponen Digitalisasi Kesehatan

Perkembangan teknologi kesehatan bermanfaat luas dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui penggunaan sistem informasi kesehatan berbasis digital. Selain didukung oleh infrastruktur dan teknologi kesehatan, implementasi sistem informasi kesehatan memerlukan tenaga kesehatan yang ‘melek literasi digital’ untuk menyelenggarakan sistem informasi itu sendiri.

Literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi. Hal ini membutuhkan keterampilan teknis untuk mengoperasikan platform, perangkat, dan aplikasi digital, serta keterampilan kognitif untuk memahami dan menganalisis informasi yang dibuat.

Urgensi Literasi Digital untuk Tenaga Kesehatan

Literasi digital sangat mendesak bagi tenaga kesehatan karena beberapa alasan. Pertama, adanya tuntutan regulasi yang mengharuskan implementasi sistem informasi kesehatan digital. Kedua, literasi digital memungkinkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien melalui penggunaan teknologi.

Ketiga, literasi digital meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengambil keputusan berbasis data yang akurat dan tepat waktu. Terakhir, literasi digital juga berperan dalam menjaga keamanan data pasien dan privasi informasi kesehatan.

Strategi dan Rekomendasi untuk Meningkatkan Literasi Digital

Untuk meningkatkan literasi digital di kalangan tenaga kesehatan, beberapa strategi dan rekomendasi dapat diterapkan:

  1. Pengukuran Literasi Digital: Melakukan pengukuran tingkat literasi digital tenaga kesehatan secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi digital.
  2. Identifikasi Kebutuhan: Mengevaluasi kebutuhan literasi digital di fasilitas kesehatan setempat untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan spesifik.
  3. Edukasi: Menyelenggarakan pelatihan, webinar, dan workshop secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital tenaga kesehatan.
  4. Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan: Mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum pendidikan kesehatan, bekerjasama dengan lembaga pendidikan untuk memastikan bahwa calon tenaga kesehatan sudah memiliki dasar literasi digital yang kuat sebelum terjun ke lapangan.

Dengan penerapan strategi-strategi ini, diharapkan literasi digital tenaga kesehatan di seluruh Indonesia dapat meningkat, sehingga mendukung transformasi kesehatan digital yang efektif dan berkelanjutan.